Persaudaraan Muslimah Indonesia, mempelajari Islam Secara Menyeluruh.

Minggu, 27 Desember 2015

IKHLAS DALAM BERIBADAH

Persaudaraan Muslimah Indonesia

 
�� Hari  : Jumat
�� Tanggal : 25 Desember 2015 
�� Narasumber : Ustad Kurnia

 �� Tema : Ikhlas Dalam Beribadah
⏰ Waktu : Bada Isya
Admin : Sunarti, Editor : Bunda Rusni




بسم ا لله ا لر حمن الر حيم

         السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


🌻🌻Materi🌻🌻

Bismillah

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْه
ِ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَهَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

Puji Syukur atas kehadirat Allah SWT. Sebagai Dzat semesta alam tg telah memberikan begitu banyak nikmat-Nya untk ummat manusia dan kita tak akan mampu menghitung begitu banyak-Nya nikmat yg telah di berikan kepada kita semua.

Shalawat Beriring salam senantiasa kita sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW. Beserta keluarga dan para Sahabat semoga kita semua berkumpul dengan Beliau di Syurga Kelak. Aamiin

pd kesempatan kali ini ana akan menyampaikan perihal "Ikhlas Dalam Beribadah"👍🏻
Siapa menghendaki akhir yang baik, ia perlu menyiapkan awal yang baik. Siapa menghendaki surga, ia pun harus ikhlas dalam beramal. Siapa yang bersungguh-sungguh menuju Allah Subhanahu wa Ta’ala, pasti Allah menjauhkannya dari gangguan para musuh, melindunginya dari kejahatan, membantu kehidupannya, menunjukinya pada amal yang baik dan benar.

Allah berfirman, “Orang-orang yang mengikuti petunjuk pasti diberi Allah tambahan petunjuk dan diberi sifat takwa.” (Muhammad: 17).

Jadi janganlah sekali-kali iri hati, kecuali pada seorang hamba yang telah diberi pakaian takwa dan telah mencicipi lezatnya ikhlas.

Betapa indahnya bila seseorang tinggal bersama kekasihnya tanpa ada yang mendampingi. Jika kemudian ia ingin diketahui dan disaksikan orang, berarti cintanya tidak tulus.

Jika seseorang ingin kondisinya diketahui orang lain, berarti ia telah tertipu. Syaddad ibn Aws mendengar Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam bersabda, “Siapa berpuasa karena riya berarti telah berbuat syirik. Siapa melaksanakan shalat karena riya berarti telah berbuat syirik. Dan siapa bersedekah karena riya berarti telah berbuat syirik.” (HR al-Bayhaqi).

Namun, ibadah yang disertai hawa nafsu memang akan menjadi ringan dilakukan, sementara ibadah yang tidak disertai hawa nafsu menjadi sangat berat. BETAPA BERAT IBADAH YANG DIKERJAKAN TANPA DILIHAT ORANG. SEBALIKNYA, BETAPA RINGANNYA IBADAH DILAKUKAN BILA DILIHAT, DIPUJI, DAN DISANJUNG OLEH ORANG.

Contoh yang paling jelas adalah ketika kita melakukan haji sunah –sesudah yang wajib–sekian puluh kali, itu takkan memberatkan kita. Tetapi, kalau ada yang menganjurkan kita untuk bersedekah sebanyak ongkos haji tersebut kepada para fakir miskin atau untuk pembangunan masjid, kita akan menjadi bakhil dan merasa berat. Sebab, berhaji bisa disaksikan dan diketahui banyak orang.

Di sinilah hawa nafsu bermain. Lantaran sering berhaji, kita bisa menjadi orang terkenal. Sementara bersedekah adalah perbuatan rahasia dan tak diketahui banyak orang sehingga tiada yang bisa dibanggakan.

Demikian pula ketika kita menuntut ilmu tidak karena Allah, dalam kondisi tersebut kita mampu belajar semalam suntuk. Nafsu dan hasrat menjadi terpuaskan. Tapi, kalau kita disuruh untuk shalat malam dua rakaat, itu akan terasa berat sebab dalam dua rakaat yang kita lakukan itu nafsu tidak mendapat tempat. Sementara dengan membaca dan belajar, nafsu mendapat tempat karena bisa membanggakan ilmu yang kita miliki di hadapan orang. Oleh karena itu, aktivitas membaca dan belajar itu pun menjadi ringan. Hal-hal seperti itu tentu saja adalah kerugian yang nyata.

Dari Mahmud ibn Labid diriwayatkan bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik yang paling kecil.” Para sahabat pun bertanya, “Apa syirik terkecil itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Riya.”

Ketika membalas semua amal perbuatan manusia, Allah berkata, “Pergilah ke orang-orang yang kalian ingin agar amal kalian dilihat mereka di dunia. Apakah mereka mampu memberikan balasan?” (HR Ahmad)

Wahai saudaraku, lakukanlah amal-amal saleh secara rahasia, sehingga hanya kita dan Allah yang mengetahuinya. Upayakan agar jangan ada yang melihatnya. Jadikan amal tersebut sebagai amal yang tulus hanya untuk Allah, sehingga kita bisa mendapatkan dalam timbangan amal kebaikan di hari kiamat kelak.

Allah berfirman, “Pada hari ketika tiap-tiap jiwa mendapati hasil segala perbuatan baiknya berada di hadapannya.” (Al `Imran: 30).

Jauhilah perasaan bangga dan ingin dilihat orang. Sebab, nafsu sangat senang bila amal disebut-sebut dan dipuji. Jangan sampai menghapus pahala amal yang dengan susah payah dilakukan. Juga, jangan pergunakan diri kita pada suatu maksiat.

Rasulullah bersabda, “Siapa memakai pakaian ketenaran, Allah akan memakaikan kepadanya pakaian kehinaan pada hari kiamat.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Ibn Majah).

Abaikanlah nafsu rendahan dan hasrat yang rapuh. Sebaliknya, perhatikanlah kadar, pahala, dan imbalan yang Allah berikan atas suatu perbuatan. Jiwa merupakan permata berharga yang harus kita pergunakan untuk melakukan amal yang terbaik. Mungkinkah orang melemparkan permata berharga ke tempat sampah? Mengapa kita berjuang memperbaiki aspek lahiriah dengan mengabaikan rusaknya batin? Kita persis seperti orang berpenyakit kusta. Ia memakai baju baru dari sutera, tetapi dari dalam tetap tercium bau busuk yang tidak enak. Apabila melihat penampilan lahiriahnya kita akan terpesona. Namun, apabila menyingkap apa yang ada di baliknya, pasti kita merasa jijik.

Kita hanya sibuk membenahi apa yang terlihat oleh orang, tidak membenahi kalbu yang menjadi milik Tuhan. Allah berfirman, “Siapa yang mengharapkan pertemuan dengan Tuhannya, lakukanlah amal saleh dan jangan menyekutukan Tuhan dengan siapa pun.” (al-Kahfi: 110).

Wahai manusia yang hanya mau memakan nasi dari beras yang sudah disaring bersih, saringlah amalmu dari segala jenis ria, dan bersihkan dari perasaan ingin dikenal orang. Dengan demikian, yang tersisa dari amalmu adalah yang betul-betul ikhlas. Sedangkan lainnya mesti dibuang.

Saudaraku, kita harus memperbagus amal, bukan memperbanyaknya. Sebab, AMAL YANG BANYAK TANPA DIBARENGI KUALITAS DAN KEIKHLASAN SEPERTI BAJU YANG BANYAK TAPI MURAH HARGANYA. SEMENTARA AMAL YANG SEDIKIT JIKA BERKUALITAS DAN SEMPURNA SEPERTI SEDIKIT BAJU YANG MAHAL HARGANYA.

Amal yang ikhlas laksana mutiara. Bentuknya kecil, tetapi mahal nilainya. Orang yang kalbunya sibuk bersama Allah lalu ia bisa mengalahkan hawa nafsu dan ujian yang muncul secara tepat, maka orang tersebut lebih baik daripada mereka yang banyak melakukan shalat dan puasa sementara kalbunya sakit, terisi oleh keinginan untuk dikenal dan keinginan mendapat kesenangan.

Ada yang berpendapat bahwa yang menjadi perhatian orang zuhud adalah bagaimana memperbanyak amal, sedangkan perhatian orang arif (yang mengenal Allah) adalah bagaimana memperbaiki keadaan jiwa dan mengarahkan kalbu hanya kepada Allah semata.

semoga kita bisa menjadi pribadi yg ikhlas dlm beramal..
aamiin..
barakallah👍🏻


🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃

🌻🌻 Rekap Tanya jawab🌻🌻

1. Asalamualaikum ustadz..bagaimana kl kita puasa sunat ada tmn yg mngajak pegi ke Kantin tpi kita mmberitahunya maaf saya lagi puasa...apa ni juga boleh trmasuk Riya ustadz ...
Jazakallah khoir..
➡️kalau itu kondisi yg diperbolehkan..riya itu dlm arti pamer / membanggakan amal..
kalau hanya memberi tahu sedang puasa tdk apa"..
kalai bangga puasa yg lain diledek ga puasa nah itu yg riya..

2. Assalammu'alaykum ustadz, bagaimana tanda-tanda orang yg berbuat ikhlas dlm amalannya. Serta trik-trik khusus apa yg perlu dihadirkan agar kita ikhlas?
➡️ikhlas bisa dibentuk bila kita beramal tanpa mengharapkan balasan..hanya mengharap ridha Allah..

3.Assalamu'alaikum ustdz
Bagaimana menjauhi sifat2 syirik kecil itu dan bagaimana agar kita selalu ikhlas dlm beribadah. Jazakillah😊
➡️cara menjauhinya ya dengan banyak berserah diri kpd Allah dan banyak muhasabah agar dimudahkan dlm ikhlas beramal serta dijauhkan dari maksiat

 4. Bagaimana cara menaga hati agar tdk mudah futur saat mendapat ujian atau kekurangan harta
➡️🌻ya caranya dengan menjaga amal..tilawah..sholat dengan khusyu..dan perbanyak amal sholeh lainya serta menjauhi maksiat niscaya kita akan punya tameng untuk selalu dilindungi Allah dan tdk futur terhadap ujian apapun itu..

5. Afwan ustadz,, bagaimana jika kita menolong seseorang karena kasihan,, apa itu bsa dikatakan ikhlas?
➡️🌻
kalau menolong itu kategorinya ya membantu orang lain..itu juga bisa dikategorikan ikhlas jika kita menolong dengan hanya mengharap ridha Allah..

6.Ustadz nanya lagi kl dlm penggalangan dana seperti konser Amal..disitu ada lelong ..itu bgaimana ustadz kl utk niatnya krn kan di ketahuin bnyak orng..?
➡️🌻
ya sekali lgi amal itu tergantung niatnya..
hati manusia itu berbeda-beda..
walau diketahui orang..tetapi ada pengecualian jika dlm hati itu tdk terbesit rasa ingin dibanggakan orang lain..dan hanya untuk mengharap ridha-Nya..

7. Ustadz bagaima kl niat kita utk mmber smngat dgn mnconthkan sifat seseorng nah itu bgaiana ustadz?
➡️🌻memberi semangat adalah baik dan dianjurkan..asal tdk terbesit rasa sombong dan ingin membanggakan diri..itu aja intinya😊👍🏻

8. Ustadz futur biasanya datang saat perempuan mengalami " kedatangan tamu"
➡️🌻ya ketika futur usahakan masih intens dengan amal sholeh..misal tilawah dengan membaca artinya..tilawah mendengarkan murrotal..hal itu dikarnakan..iman itu kadang naik dan turun..nah ketika turun terus bentengi dengan amal👍🏻

9. Minta tips2nya bagaimana membentengi     sifat2 bagga diri itu ustadz?
➡️🌻ya tipsnya..
jauhi maksiat..
perbanyak amal shaleh..
perbanyak muhasabah diri..
perbanyak bersyukur..
dan perbanyak mengingat pencabut nikmat..yaitu kematian..
ketika kita meninggal apa yg bisa kita banggakan..
itu adalah benteng untuk menjauhi kita dari bangga diri...

10. ustadz senyum kan termasuk ibadah. gimana caranya supaya bisa senyum ikhlas dan berbuat baik pada seorang yg pernah menyakiti kita memfitnah kita. karna terkadang meski sudah dipaksain senyum tetep masih teringat perihal yg pernah nyakitin kita itu ust.
➡️🌻ya caranya ketika senyum ya senyum untuk Allah..kalau berbuat baik ya berbuat baik untuk Allah..artinya senyum dan berbuat baik kpd siapapun dengan hanya mengharap ridha Allah..kalau anti masih teringat hal seperti itu brarti ada perkara
1. perasaan kpd makhluk
# kalau mau ikhlas dlm hal apapun..kpd siapapun ya jauhi perkara itu..

11. Bicara tentang tilawah disaat haid,, masih banyak sja ustadz yg memberi penjelasan kalau perempuan yg sdg haid itu boleh membaca al -qur'an, dengan dalil untuk belajar,, tp jg banyak penjelasan ygh melarang untuk membaca, terkecuali terjemahan,, bagaimana itu ustadz?
➡️ 🌻"Tidak boleh menyentuhnya kecuali orang yang suci." (HR. Malik, 1/199, Nasai, 8/57, Ibnu Hibban, no. 793 dan Baihaqi, 1/87)

Al-Hafiz Ibnu Hajar berkata, "Hadits ini dishahihkan oleh sejumlah tokoh ulama dari sisi keterkenalannya. Asy-Syafii berkata, "Terdapat riwayat yang kuat itu merupakan surat dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam."

Karena itu, jika seorang wanita haid hendak membaca melalui mushaf, hendaknya dia memegangnya melalui sesuatu yang memisahkannya dari mushaf, seperti dengan menggunakan kain yang suci atau menggunakan sarung tangan atau membalik halaman dengan gagang, pulpen atau semacamnya. Kulit mushaf yang dijahit atau menempel, hukumnya sama dengan mushaf dalam hal menyentuhnya.
mengenai tilawah saat haid ada beberapa perbedaan ulama..jadi yg penting bagaimana ketika kita haid bisa membentengi juga dengan kreatifitas amal kita👍🏻

Wallahua'lam.

12. Assalamualaikum ustadz..kadang dalam satu lingkungan pergaulan.Ada teman 2 yg sifatnya kurang kita suka.jadi kita malas gitu ustadz bergaul dan berkomunikasi dgn nya.bagaimana caranya menjaga hati Kita utk senantiasa berkasih sayang padanya ustadz.mohon penjelasannya..
➡️🌻 ya sekali lgi kita berpatok pd bahwa apa yg kita lakukan itu hanya mengahrap ridha Allah..banyak lakukan kebaikan..karna pasti kebaikan akan menghadirkan hati yg tenang dan penuh dengan kasih sayang👍🏻


🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dg lancar. Moga ilmu yg kita dpatkan berkah dan bermanfaat. Amiin....

Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis:
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarokatuh..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar